BERKUNJUNG KE PULAU SAPARUA, SURGA KECIL DI MALUKU TENGAH

Backpacker ke Pulau Saparua Maluku Tengah - Bagian timur Indonesia tidak perlu diragukan keindahannya sebagai destinasi wisata di Indonesia. Pesona alam yang indah dan asri menjadikan nilai jual yang berharga. Namun minimimnya informasi mengenai pariwisata di pulau pulau kecil, membuat orang segan untuk datang dan kesana atau bahkan belum pernah mendengarnya. Salah satu destinasi pariwisata yang patut di kunjungi adalah pulau kecil yang ada di Provinsi Maluku ini. Pulau Saparua, mungkin bagi banyak orang, nama pulau ini begitu asing. Namun, pulau ini menyimpan sejuta pesona keindahan alam dan sejarah yang masa lalu yang tersimpan di dalamnya. Pulau Saparua ini terletak di Kabupaten Maluku Tengah


Transportasi

Pulau Sarapua ini letaknya tidak terlalu jauh dari Ambon kok. Perjalanannya hanya 60 menit dengan menggunakan kapal cepat dari pelabuhan Tulehu. Kapal cepat berangkat setiap harinya pukul 08.00 dengan tarif Rp 65.000, nah untuk menuju pelabuhan Tulehu ini kamu bisa menggunakan angkot jurusan Tulehu nanti bilang aja di supirnya kalo kamu mau turun di pelabuhan Tulehu. Untuk mengelilingi Saparua  ini lebih baik jika menyewa motor ya, transportasi umum sih ada angkutan umum disini cuma kurang efisien hanya melewati rute rute tertentu

Baca juga : Mengunjungi Pulau Molana di Maluku Tengah
Alam Yang Indah
Pesona pulau Saparua ini menyimpan kecantikan alam yang luar biasa indahnya begitupun dengan keindahan lautnya. Pantai-pantai yang ada di pulau ini memiliki air yang jernih dan tenang serta pasir yang putih. 
Ada juga pulau molana yang menjadi bagian dari saparua. Pulau kecil yang eksotis ini memberikan kamu sensasi bak di pulau pribadi. Suasana yang masih sunyi senyap serta air yang sangat jernih menambah nilai tambah bagi pulau molana ini. Cukup menyeberang kurang lebih 45 menit kamu akan sampai di pulau molana

Baca Juga : Backpacker ke Pantai Ora, Pulau Seram
Berwisata Sejarah


Pulau saparua ini juga menyimpan sejarah masa lalu dari bekas bekas jaman penjajahan kolonial yang masih tersimpan disini. Salah satunya adalah sebuah benteng yaitu Benteng Duurstede yang konon katanya di bangun oleh Portugis pada tahun 1676. Benteng megah ini berada di pinggir laut dan merupakan spot terbaik untuk melihat sunset juga. Pengunjung bisa bebas memasuki kawasan banteng dan bernostalgia dengan suasana jaman dulu dan gratis loh masuknya


Berseberangan dengan banteng ini, terdapat patung pattimura besar menara tinggi. Nah kita juga bisa menaiki menara ini sampai atas, namun harus hati hati karena ada bagian bagian dari kayu yang sudah tidak kuat lagi. Dari atas menara ini, kita bisa melihat kemegahan banteng Duurstede dan pemandangan indah disekitar pantai.





pemandangan dari atas menara

patung pattimura

Selain itu disini juga terdapat kediaman dari pahlawan dari Maluku yang ada di uang pecahan seribu rupiah yaitu Pattimura, rumah ini ditempati sampai sekarang oleh keluarganya dan dibuka untuk umum juga kok sebagai museum. Sangat merinding rasanya melihat koleksi koleksi baju, parang yang digunakan untuk melawan penjajah, foto foto, serta arsip-arsip penting yang dimiliki oleh Pattimura pada jaman itu.
 

koleksi parang dan baju patimura

Kalo kamu berkesempatan untuk mengunjungi Maluku, coba deh berkunjung ke pulau yang satu ini, justru pulau ini banyak juga dikunjungi oleh wisatawan asing dari pada wisatawan domestik
Helga Christ Currently living in Bali

0 Response to "BERKUNJUNG KE PULAU SAPARUA, SURGA KECIL DI MALUKU TENGAH"

Post a Comment

Iklan Bawah Artikel