PENGALAMAN TRAINING MARKETING COMMUNICATION DI HOTEL BINTANG 5 BALI

Halo teman teman kali ini saya mau berbagi cerita sedikit yang bisa menjadi gambaran untuk teman teman yang ingin training di bagian marketing communication di hotel. Sebenarnya saya training di bagian marketing communication ini sudah dari Juli 2017 - Januri 2018 di Hotel bintang 5 milik BUMN di Bali yaitu Inaya Putri Bali, tapi baru sempat saya tulis sekarang. 



Singkat cerita ini training adalah hal yang wajib di semester 5 di kampus saya yaitu Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali. Sebenarnya tidak terpikir oleh saya training di hotel karena memang saya paling tidak suka kerja di hotel yang menurut saya terlalu monoton, berawal dari keisengan saya mendaftar training di bagian marketing communication ini atas informasi dari seorang teman akhir saya mendaftar

Baca juga : Alasan Kenapa Harus Kuliah di Bali
Proses Interview
Waktu mengirim CV ke marketing manager dari hotel, berselang beberapa hari saya langsung di panggil untuk interview yang cuma 1 hari prosesnya. Waktu itu ada 2 kali interview yang pertama dari HR Department dan yang terakhir langsung ke atasan yaitu Marcom Manager. Interviewnya cuma sangat sebentar sih, yang saya ingat dari Marcom Manager itu menanyakan username instagram saya.
 Karena di marcom ini bukan cuma job desc dari marketing biasa, disini juga dibutuhkan orang-orang kreatif untuk mengisi konten dari sos med tentunya skill sebagai seorang graphic designer juga menjadi nilai plus. Dihari yang sama juga langsung diumumkan bahwa saya lolos menjadi anak training dibagian Marcom disana, awalnya bingung antar sedang atau sedih, disisi lain takut tidak betah kerja dihotel tapi disisi lain sedang karena pekerjaannya memang sesuai passion
Mulai Kerja

Baca juga : Biaya Hidup di Bali 2019 
Awal awal bekerja sebagai anak trainee dibagian ini memang sangat berat bagi saya, salah satunya tentunya adalah masa adaptasi mengetahui job desc. Dan paling penting adalah atasan kamu, kalo atasan kamu orangnya baik tentunya kerja akan lebih enak, tapi kalo atasan kamu moody dan menganggap kamu menjadi babu ya tentu saja 6 bulan ini akan menjadi neraka untuk kamu. 
Tugas harian yang selalu harus saya kerjakan adalah mengecek majalah yang memiliki iklan hotel di dalamnya sudah datang belum, kalo belum harus terus follow up ke majalahnya, terus juga barus distribusikan majalah majalah tersebut ke outlet outlet seperti lobby, restaurant, spa dll. 
Disini juga karena bagian marcom ini identik dengan pembuatan image hotel, jadi tentunya kita harus sering foto foto hotel untuk di post setiap harinya di sosial media hotel, serunya disini saya bisa jalan jalan keliling hotel ga harus diam di ruangan yang cukup membosankan apalagi kalo lagi ga ada kerjaan


Yang paling enak dari kerjaan ini adalah kalo photoshoot makanan pasti ujung ujungnya kita yang makan gimana ga gendut kerja di marcom. Setiap bulannya juga harus mengerjakan monthly report.

Baca juga : Review Hotel Inaya Putri Bali
Jadi intinya di bagian marcom ini waktu itu saya mengambil foto foto hotel, video untuk di post, mengecek media yang bekerjasama dengan hotel, mendokumentasikan kegiatan yang berlangsung di hotel, seperti waktu itu ketika presiden jokowi menginap di hotel. Sering juga saya ditugaskan untuk menemani tamu site inspection di hotel.



Jadi waktu bulan ke 2 saya disini, marcom executive resign tentu saja saya yang membebani tugas tugasnya sambil mencari penggantinya yang ternyata cukup lama juga, untung nya di team kita waktu itu ada yang seumuran jadi ya enak bisa jadi tempat curhat dan masukan, kalo ngga ga tau lagi deh gimana. Tapi memang ada perbedaan antara hotel BUMN dan chain hotel, BUMN ini terkesan terlalu 'kekeluargaan' jadi kurang profesional menurut saya. Di hotel BUMN ini juga tidak ada apresiasi untuk anak trainee seperti uang bensin yang biasanya diberikan oleh chain hotel apalagi bintang 5. 
Pros & Cons
Ada pun keuntungan dari training di bagian marcom ini tentunya memperbanyak relasi kamu, apalagi kalo kedepannya kamu ingin bekerja yang masih ada berhubungan dengan marcom, enaknya juga di marcom sudah pasti kenyang dan makan pun di sediakan oleh hotel, selain itu juga menambah banyak ilmu apalagi memang saya tertarik di bidang ini. Nah awal mulanya membuat website ini juga dibantu bersama Design Graphic Manager disana  kak made yang banyak membantu saya
Baca juga : Kumpulan Lowongan Kerja di Bali 
Memang semua kerjaan tidak ada yang sempurna, disini harus grooming yang lumayan ribet untuk rambut cewek, maka dari itu langsung saya pangkat rambut menjadi pendek. Disini juga karena BUMN memang jadi terlalu sistem 'kekeluargaan' yang terkesan profesional apalagi melihat anak training ada yang baik ada yang terlalu sombong sebagai atasan tapi ya sudahlah kata orang memang anak trainee itu adalah babu tanpa di gaji. Kerja di hotel juga libur nya tidak bisa sembarangan, apalagi department marcom ini terkadang ada kegiatan penting di hotel mau ga mau harus masuk di weekend

1 Response to "PENGALAMAN TRAINING MARKETING COMMUNICATION DI HOTEL BINTANG 5 BALI"

Iklan Bawah Artikel