BACKPACKER KELILING RAJA AMPAT (PART 2)

By HelgaChrist - April 06, 2019

Tulisan ini menyambung bagian pertama yang bisa dibaca disini , mari kita lanjut ke Hari yang ke 3 

ISLAND HOPPING (HARI KE 3)
Hari ini kita memulai perjalanan sekitar jam 8 pagi dengan disponsori sarapan pisang goreng. Pertama tama kita menjemput teman teman di resort, lumayan suasana pagi pagi di resort lebih indah karena air yang pasang, terlihat juga banyak lion fish dan ikan di bawah jembatan. Setelah menunggu cukup lama, jam 9 pagi kami memulai perjalanan dengan mengunjungi PIAYNEMO (replika Wayag)

Puncak Piaynemo

Piaynemo ini replika dari puncak wayag walaupun ga sama persis tapi pemandangan disini cukup indah dengan latar belakang pulau pulau kecil. Kalo di Wayag untuk naik ke atas untuk membutuhkan tenaga ekstra, lain dengan wayag, disini juga dikelola dengan baik, bahkan tersedia tangga kayu loh, beserta fasilitas seperti Toilet Portable, Kedai kecil. Disini juga sinyal Telkomsep 4G loh. 
Bukan tanpa kendala, perjalanan kesini penuh drama karena mesin kapal kemasukan air, tiba tiba mesin mati. Luar biasa jantungan, kapal kecil berada di laut yang ombaknya udah ga karuan lagi diatas laut cuma bisa berdoa sumpah itu pengalaman serem banget. 

Dari PIAYNEMO, kita Lanjut ke TELAGA BINTANG. Nama telaga bintang karena memang bentuk pulau pulau dari atas membentuk gugusan bintang. Naik kesini butuh berjuangan karena kita memanjat di atas karang, jadi harus hati hati. Tapi perjuangan cukup terbayarkan dengan pemandangan yang indah. Pas kesana, tempat ini dalam pembangunan dengan fasilitas yang lebih oke

telaga bintang



Selesai dari Telaga Bintang kita menuju Spot Snorkeling sekaligus makan siang dengan makanan yang sudah ada di lunch box dari homestay. Sebenarnya ada beberapa spot snorkeling, tapi karena memang cuaca kurang bagus, jadi kita mampir ke satu spot saja yang cukup bagus. Baru mau mulai memasukan kaki, sudah terlihat hiu yang cukup besar ukurannya lewat di bawah. Dispot ini banyak ikan ikan kecil dan terumbu karang yang masih cukup bagus.



Setelah puas snorkeling sekitar 2 jam kami mengunjungi pasir timbul, jadi ini adalah pulau yang timbul ketika air laut surut saja

pasir timbul
Dan kemudian pulang ke homestay sekitar pukul 6 sore untuk menikmati sunset terakhir 



PULANG KE SORONG (Hari ke 4)

Pagi pagi kami sudah menuju ke Pelabuhan Waisai untuk kembali ke Sorong. Pukul 12 siang kami sampai ke Sorong, tidak lupa diajak untuk keliling Srong dan mencari oleh oleh. Jadi disini itu yang berkenal adalah olahan dari keladi seperti keripik. 

Setelah puas berkeliling mencari oleh oleh kita diantar ke penginapan masing masing, kalo mau hemat kalian bisa mengambil flight hari itu juga, cuma karena flight gw cuma ada pagi ke Bali, mau ga mau harus stay 1 malam lagi di Sorong, gw kembali ke Penginapan Kofiyau Rp 120.000, perjalanan Raja Ampat pun selesai, cukup berkesan bagi gw, melihat keindahan dan kearifan lokal masyarakat di Papua yang ga bakal terlupakan. Dan keesokan harinya gw pun ke Bandara dengan memesan transport lagi dari pemilik homestay Rp 100.000, sebelumnya pagi paginya beliau juga mengantarkan saya ke tempat oleh oleh lagi untuk mencari kain tenun gw dapat dengan harga Rp 100.000

PENGELUARAN HARI KE 3 & 4

- Penginapan Rp 120.000
- Transportasi Rp 100.000  
TOTAL Rp 320.000

TOTAL PENGELUARAN  Rp 3.720.000 + Rp 320.000 = Rp 4 020.000

Pengeluaran ini belum termasuk keperluan pribadi makan, shopping, dan transport menuju dan dari Sorong Total yang gw habiskan sekitar 6 jutaan lebih all in (Rp 4,5jt di Sorong + Tiket ke sorong 350rb + Tiket ke Bali 1.4jt)

Memang pengeluaran ini bukanlah yang termurah mengingat open trip yang gw pilih ini bukan yang murah, karena dipilih berdasarkan jadwal gw dari Ambon yang nanggung di weekday. Tapi Kalo kalian mengambil 1 day trip entah di Sabtu / Minggu, kalian cuma mengeluarkan uang Rp 1.500.000 saja + 1 hari di sorong menunggu flight keesokan harinya karena akan sampai di sorong sore hari jadi lebih hemat. 

  • Share:

You Might Also Like

0 comments