CARA MENGGUNAKAN LRT DARI BANDARA PALEMBANG

By HelgaChrist - March 19, 2019

Sekarang sudah ada transportasi Light Rail Transit (LRT) loh di Palembang, ini sangat membentu sekali mengingat di Bandara Palembang ini taksi online dilarang beroperasi, begitu juga dengan bluebird dilarang menjemput tamu karena di anggap menjadi ancaman bagi taksi bandara.

Nah kebetulan gw pulang kampung ke Palembang ini memang niatan nyobain LRT.  Kalo diingat ingat, pembangunan LRT memang cukup melelahkan, karena saat pembanguna LRT ini membuat sepanjang jalan di Palembang bertambah macet yang luar biasa loh sekitar 1 tahunan, dan akhirnya sekarang terbayarkan. Oh iya terdapat 13 stasiun LRT loh yaitu stasiun DJKA, Jakabaring, Polresta, Ampera, Cinde, Dishub, Bumi Sriwijaya, Demang, Garuda Dempo, RSUD, Punti kayu, asrama haji, dan bandara. 

Baca juga: uniknya Perayaan Cap Go Meh di Palembang


Oh iya dulunya saat diresmikan warga kota Palembang belum bisa mencoba menggunakan LRT karena waktu itu diprioritaskan untuk atlet dan tim official ASEAN GAMES dimana Palembang menjadi tuan rumahnya. Dari stasiun bandara, LRT mulai beroperasi dari pukul 06.15 dan berakhir pada 17.57 saja.

jadwal LRT sumber @lrtsumselofficial

jadwal LRT sumber @lrtsumselofficial
LRT dari Bandara ini memang sangat membantu, karena gw tinggal di daerah plaju jadi biasanya sbebelumnya kita membayar Rp 150.000 lebih untuk taksi sampai ke plaju, tapi semenjak sudah ada LRT ini sangat membantu, jadi gw bisa turun ke stasiun terdekat yaitu polesta jakabaring habis itu nyambung naik taksi online. 

Menaiki LRT dari Bandara
Nah pertama kalian keluar dari pintu terminal kedatangan baik domestik ataupun internasional Bandar Udara Sultan Mahmud Badarudin II, langsung ambil belok ke kanan dan langsung mencari papan petunjuk untuk menuju LRT dan naik menuju escalator. hingga masuk ke dalam stasiun dan  Kita cukup menikuti jalan ini, sekitar 3 menit aja kok dan sudah sampai di Stasiun bandara Palembang. Nah jika kamu memiliki kartu pembayaran elektronik seperti flazz, etoll kamu bisa menggunakan itu otomatis di pintunya, tapi kalo ga punya bisa manual membeli tiket di konter tiketnya dengan harga Rp 10.000  saja untuk dari dan tujuan ke bandara , namun jika untuk tujuan selain bandara dikenakan tarif  Rp 5.000 saja.  Jangan takut untuk para difabel ya karena di stasiun ini cukup ramah difabel dengan  adanya  lift.
Karena saya membeli tiket secara manual maka akan mendapatkan tiket dengan barcode. Lalu saya menunggu di kursi tersedia di ruang tunggu, setelah kereta sampai, barulah kita dipersilahkan masuk melewati mesin tiket dan masuk ke dalam kereta. Namun kalo di stasiun lain kita tidak boleh naik menunggu di atas jalur LRT, jika harus menunggu di bawah saja nanti ketika kereta sudah masuk platform, baru kita dibolehkan naik ke atas. Karena dari airport maka masih tersedia banyak termpat duduk, tapi kalo dari stasiun lain apalagi pada siang hari akan sangat ramai. 
Begitu masuk ke dalam kereta kesan pertama yang diterima adalah bersih dan nyaman. Terdapat petugas keamanan yang bersiaga di dalam kereta ini, bangganya lagi kereta ini juga hasil buatan anak bangsa

ruang tunggu



foto pribadi

foto pribadi
Kereta ini memang cukup lambat mungkin maks 40 km/jam. Tapi tetap membantu kok mengingat Palembang ini macetnya luar biasa. Dari Airport ke Stasiun Jakabring sendiri sekitar 30 menit perjalanan saja

  • Share:

You Might Also Like

0 comments