Melihat Lombok Sumbawa Dari Sisi Yang Berbeda ( Halal Tourism Destination )

By HelgaChrist - November 03, 2016


Lombok Sumbawa sudah memiliki segalanya, mulai dari budaya yang unik, keindahan pantai, serta keindahan gunungnya yang semuanya menjadi daya tarik tersendiri.
Kebudayaan lokal dengan beragamnya keunikan serta ciri khas yang ada di Lombok Sumbawa, memberikan pesona yang sangat kuat bagi para wisatawan yang berkunjung. Di Lombok, pulau dengan suku asli Sasak ini memiliki beragam budaya unik. Beberapa diantaranya merupakan budaya hasil dari akulturasi dengan budaya Bali dan Jawa. Kebudayaan masyarakat Sasak Lombok memang tidak bisa dipisahkan dari pengaruh kebudayaan Bali dan Jawa. 


Salah satu contohnya adalah Desa Sade dengan keunikannya dan suku Sasak yang jadi penghuninya di desa Sade. Rumah yang berada di desa ini terbilang sangat jauh dari kesan modern,  atapnya yang terbuat dari ijuk, kuda-kuda atapnya memakai bambu tanpa paku, tembok dari anyaman bambu, dan langsung beralaskan tanah. Orang Sasak Sade menamakan bangunan ini 'bale'. Banyak penduduk Sade dulunya memeluk agama Islam Wektu Telu namun sekarang sudah memeluk Islam sepenuhnya. Selain itu juga terdapat tarian upacara Gendang Beleq yang menggunakan Drum Besar serta kesenian Peresehan yang merupakan tradisi masyarakat setempat berupa peperangan dengan mengenakan atribut yang sekarang digunukan untuk menghibur wisatawan. Dengan keunikan dari aspek budaya inilah Desa Sade merupakan desa wisata yang memikat wisatawan


sumber foto: http://wisatalombokaja.blogspot.co.id/


Dengan ketinggian 3.726 mdpl dan terletak di utara Pulau Lombok, Gunung Rinjani merupakan menjadi daya tarik wisata lainnya yang terdapat di Lombok baik wisatawan lokal maupun mancanegara.  Gunung Rinjani merupakan gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia. Keindahan Gunung Rinjani memang tak dapat diungkapkan dengan kata-kata. Salah satu tempat yang tidak dilewatkan para pendaki dalam pendakian Gunung Rinjani adalah Danau Segara Anak yang memiliki keindahan luar biasa. Desa Senaru merupakan salah satu gerbang pendakian ke Gunung Rinjani, desa ini sangat berpotensi menjadi desa wisata karena bangunannya yang masih sangat tradisional dan memiliki obyek wisata air terjun yang berada di desa tersebut.


sumber foto: gabeboni.com




Selain keindahan gunungnya, laut juga merupakan wisata andalan dari Lombok salah satunya adalah Gili Trawangan. Semua orang sudah tidak asing dengan Gili Trawangan bahkan sekarang Gili Trawangan sudah sangat terkenal terutama untuk pasar wisatawan Eropa. Liburan semester lalu saya akhirnya memutuskan untuk menjelajahi Gili Trawangan, Lombok. Salah satu alasan yang membuat saya memilih Gili Trawangan ini salah satunya karena aksesnya yang cukup dekat dengan Bali dan juga rasa penasaran saya dengan artikel artikel Gili Trawangan yang dimuat di majalah travel ditambah lagi dengan teman-teman saya yang orang luar justru lebih tahu Gili Trawangan dari saya.

TRANSPORTASI & AKOMODASI
Untuk menuju Gili Trawangan, kita dapat memilih berbagai jenis transportasi ke Gili Trawangan:
1. Naik pesawat ke lombok , kemudian Ke Gili Trawangan dengan menggunakan  kapal dari senggigi, Lombok
2. Naik fast boat ke Gili Trawangan dari pelabuhan Padang Bai maupun Sanur, Bali
Berhubung saya seorang mahasiswa yang tinggal di Bali dengan menimbang waktu dan budget akhirnya saya pilih naik fast boat.
Untuk transportasi disini ada 3 pilihan, jalan kaki, sewa sepeda atau naik cidomo (kereta kuda). Jangan harap menemukan kendaraan sepeda motor, Gili Trawangan ini bebas dari polusi.
Untuk penginapan sendiri di Gili ini tersedia mulai dari homestay mulai dari 130 ribu,  hingga villa tergantung pilihan sesuai budget


MAKANAN
Di Gili Trawangan sendiri kebanyakan restoran, bar, tapi jangan khawatir kita masih bisa menemukan warung dan makanan murah di sekitaran pemukiman penduduk untuk harga memang lebih mahal di Gili karna bahan makanan yang didatangkan dari pulau lain. Disini kebanyakan juga makanan seafood yang fresh. Setiap malam, akan dibuka tenda tenda seafood yang sangat ramai dan enak tentunya


KEGIATAN

Di Gili Trawangan kegiatan utamanya Diving, Snorkeling, Bermain sepeda, Menikmati pemandangan dan Bersantai. Untuk snorkeling sendiri harganya 100.000/orang itu sudah termasuk di 3 gili (pulau) untuk melihat terumbu karang yang indah, keberadaan penyu serta penyewaan peralatannya. Jika anda mau berfoto di ayunan yang iconic di Gili Trawangan bisa ke OMBAK SUNSET BAR tapi harus sabar mengantri




KEISTIMEWAAN LOMBOK SUMBAWA
Pada tahun 2015, Lombok memenangkan penghargaan sebagai World Best Halal Tourism Destination dan World Best Halal Honeymoon Destination. Hal ini langsung mendrongkrak nama Lombok Sumbawa sebagai focus destinasi halal. Penghargaan tersebut diberikan tak lain sebagai kekaguman terhadap Lombok selain sebagai destinasi yang luar biasa, sebagai destinasi yang masih menjaga nilai-nilai adat dan agama. Untuk wisatawan terutama yang muslim hal ini sangat menguntungkan mengingat mereka tidak perlu ragu lagi terutama dalam mencari makanan yang halal

1.Kearifan Masyarakat Lokal, Masyarakat berperan aktif di sektor pariwisata dengan mengisi lapangan pekerjaan yang menguntungkan mereka terbukti dengan kegiatan snorkeling yang menggunakan kapal orang lokal dan juga banyak warung yang dibuka, homestay serta penyewaan sepeda oleh masyarakat. Masyarakat juga menjadi obyek pariwisata dengan adanya pariwisata terutama di Desa Wisata yang masyarakatnya hidup dengan sangat tradisional. Masyarakat juga banyak yang di untungkan dari sektor pariwisata yang ada. Walaupun dengan adanya aktivitas pariwisata di Gili Trawangan, tidak mengganggu aktifivitas beragama yang ada di Gili Terawangan yang sangat respect dengan wisatawan, sebaliknya dengan wisatawan yang menghargai perbedaan.

2. Eco tourism, di Gili Trawangan sendiri dilarang ada kendaraan yang memproduksi asap, jika kita kesana udara pun terasa lebih bersih dan sangat ramah lingkungan. Selain itu kelestarian terumbu karang juga dijaga dan sampah yang dikelola di Pulau serta banyak stakeholder yang menggunakan produk ecofriendly disini untuk menciptakan pariwisata yang ramah lingkungan. Sedangkan didaerah lainnya misalnya Desa Sade dan Desa Wisata lainnya terbilang masih sangat asri dan sangat mendukung sustainablity tourism.

3. Bali Dulu, Mungkin benar Lombok cerminan Bali tahun 60an dimana orang yang berlibur disana lebih bertujuan untuk bersantai, dengan konsep pariwisata yang lingkungannya masih sangat terjaga kelestariannya. Dan faktanya Gili Trawangan sendiri sekarang mulai mengalahkan popularitas dari Bali sendiri, terutama wisatawan dari Prancis yang justru lebih mengenal Gili Trawangan.

4. Memiliki segalanya, Lombok Sumbawa memang sangat special, selain memiliki landscape yang indah, gunung yang menjadi daya tarik tersendiri, pantai dan laut yang indah, kemudian juga masyarakat yang sangat ramah



#wisatahalallombok #wisatahalallomboksumbawa #halaltourismID #wisatahalalindonesia

"Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba Blog Promosi Lombok Sumbawa 2016 yang diselenggarakan oleh GenPI Lombok Sumbawa” http://bit.ly/genpi-blogwriting

  • Share:

You Might Also Like

0 comments