TRAVELLING: JATILUWIH RICE TERRACES BALI

By HelgaChrist - October 19, 2016

Halo selamat datang kembali ke blog saya, kali ini dengan bermodalkan nekat akhir gw sama temen pergi ke Jatiluwih di Tabanan, Bali. Jatiluwih sendiri sudah diakui UNESCO sebagai world heritage dengan sistem subaknya. Niatnya sih mau meliat sunrise (tapi gak kesampean). Nah Persiapan kita mulai dari bangun jam 3 pagi, on the way dari Nusa Dua ke Jatiluwih jam 4 pagi dengan kondisi hujan gerimis tetep aja kita cabut

Dengan bermodal google maps dan sinyal yang susah akhirnya kita jalan ke Jatiluwih di Kabupaten Tabanan yang katanya 2 jam eh akhirnya nyampe hampir 3 jam lebih kayanya google maps ini menyesatkan kita.. Jalan kesini susah susah gampang. Dengan jalan yang sepi banget akhirnya kiita nyasar ke hutan hutan, jalannya juga lumayan curam untung masih selamet hmmm...


Akhirnya jam 6.30 kita nyampe di Jatiluwih (yah.. Kelewatan sunrisenya)
Sumpah pemandangan aslinya bagus bangetttt....  di foto mah kalah euy beneran ditambah kabut kabut pagi pagi yang menbuat pemandangan semakin romantis.






By the way Jatiluwih ini sudah dinobatkan sebagai warisan budaya dari UNESCO karena sistem perairan Subaknya (tradisional bali). Nyampe kesini kita langsung tracking ke bawah sawah.. medannya sih lumayan, lumayan bikin jatuh... alhasil sepatu gw pakai  mendapatkan oleh oleh lumpur. Kita tracking sekitar 2 jam but totally worth it!


Disini selain menikmati pemandangan yang indah, kita juga bisa melihat para petani menanam padi dan prosesnya, anak anak kota mungkin kita pernah melihat hal yang begini. Masih sangat tradisional dengan kehidupan ala pedesaan



Spot-spot foto buat kalian yang suka foto-foto banyak banget loh... Akhirnya pas kita udah capek, memutuskan nikmatin pemandangan dari restaurant aja, kita menuju Gong restaurant persis di depan sawahnya viewnya oke banget disini kita order pizza dan capuccino dengan harga yang relatif terjangkau. Kalo kalian ga mau jalan bisa kok menyusuri jalan dengan naik sepeda kaya bule bule disitu

Oh iya sebenernya untuk masuk kesini wajibkan membayar retribusi masuk, tapi pas kita kesini seperti salah pintu jadi tidak menenukan konser karcis. Oh iya kalo kalian rasa ingin menghabiskan waktu lebih lama disini, disini tersedia banyak penginapan mulai dari yang sederhana hingga yang mewah sesuai dengan budget kalian.

Sekian cerita kali ini ya.. Ciao!



  • Share:

You Might Also Like

0 comments